Bahasa dan Sastra

Bahasa adalah alat komunikasi yang terorganisasi dalam bentuk satuan-satuan, seperti kata, kelompok kata, klausa, dan kalimat yang diungkapkan baik secara lisan maupun tulis. Bahasa berfungsi sebagai alat komunikasi. Peranan bahasa terlihat jelas dalam mengekpresikan estetika, rasa sedih senang dalam interaksi sosial. Dalam hal ini mereka mengekspresikan perasaan dan bukan pikiran. Karena itu bahasa itu mempunyai peranan sosial, emosional disamping berperan untuk mengemukakan ide. (Wiratno)

Sedangkan sastra dalam bahasa Indonesia berasal dari bahasa Sansekerta yang merupakan gabungan dari kata sas, berarti mengarahkan, mengajarkan dan memberi petunjuk. Kata sastra tersebut mendapat akhirantrayang biasanya digunakan untuk menunjukkan alat atau sarana. Sehingga, sastra berarti alat untuk mengajar, buku petunjuk atau pengajaran. Sebuah kata lain yang juga diambil dari bahasa Sansekerta adalah kata pustaka yang secara luas berarti buku.

Sastra adalah ungkapan pribadi manusia yang berupa pengalaman, pemikiran, perasaan, ide, semangat, keyakinan dalam suatu bentuk gambaran konkret yang membangkitkan pesona dengan alat bahasa. Sehingga sastra memiliki unsur-unsur berupa pikiran, pengalaman, ide, perasaan, semangat, kepercayaan (keyakinan), ekspresi atau ungkapan, bentuk dan bahasa. fungsi utama dari pembelajaran sastra adalah sebagai penghalus budi, dapat meningkatkan rasa kemanusiaan dan kepedulian sosial, menumbuhkan apresiasi budaya, lebih mudah dalam menyalurkan gagasan, ide, imajinasi dan ekspresi secara kreatif.

Menurut Hidayat (2009:2) bahasa dan sastra menjadi satu kepaduan untuk menciptakan manusia yang komunikatif terhadap perkembangan zaman. Bahasa memiliki fokus kepada cara berkomunikasi untuk menyampaikan informasi ataupun pemikiran kepada orang lain. Sedangkan, satsra lebih menekankan untuk memahami dinamika kehidupan dan metode-metode mengetahui gejala yang akan terjadi sehingga dapat menumbuhkan kecerdasan adaptif terhadap lingkungan. Akan tetapi, dalam praktiknya sastra lebih mengarah pada kemampuan pengembangan diri untuk berinteraksi langsung dengan dinamika  kehidupan.

Menurut Syafrial (2013: 5) pembelajaran sastra dan bahasa memiliki hubungan erat, seperti halnya dua mata uang yang tidak dapat dipisahkan. Belajar bahasa adalah belajar komunikasi. Pembelajaran bahasa diarahkan untuk meningkatkan keterampilan peserta didik dalam berkomunikasi secara lisan maupun tulis, sedangkan sastra lebih dalam makna pembelajarannya dibandingkan bahasa.

Bahasa merupakan alat bagi penulis untuk mengungkapkan kembali pengamatannya terhadap fenomena kehidupan dalam bentuk cerita. Bahasa sastra menjadi media utama untuk mengekspresikan gagasan sastrawan (Al-Ma’ruf, 2009:1).

Tanpa keindahan bahasa, karya sastra menjadi hambar. Karena bahasa memiliki peran penting dalam menimbulkan daya pikat terhadap karya sastra, maka penulis menempuh berbagai macam jalan untuk menarik perhatian pembaca salah satunya melalui gaya kata (diksi). Oleh karena itu, analisis gaya kata dalam rangka membongkar sisi-sisi keunikan bahasa karya sastra selalu menarik untuk dilakukan.

Meskipun bahasa dan sastra adalah dua hal yang tidak dapat dipisahkan, tetapi ternyata keduanya memiliki perbedaan lho. Wellek dan Warren (1990:14) mengungkapkan bahwa ada perbedaan utama antara bahasa sastra, bahasa sehari-hari, dan bahasa ilmiah, yaitu pemakaian bahasa sehari-hari lebih beragam, sementara bahasa sastra adalah hasil dari penggalian dan peresapan secara sistematis dari seluruh kemungkinan yang dikandung oleh bahasa itu. (Syarifudin, 2019)

 

Bibliography

Syarifudin, M. (2019). Strategi Pengajaran Sastra. Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia , 4.

Wiratno, T. (n.d.). Bahasa, Fungsi Bahasa, dan Konteks Sosial.

 http://eprints.ums.ac.id/24343/2/3._BAB_I.pdf diakses pada 15 Oktober 2020

https://eprints.uny.ac.id/8360/3/BAB%202-07204241003.pdf diakses pada 15 Oktober 2020


20 Comments

  1. Balasan
    1. Alhamdulillah, tunggu postan aku selanjutnya ya!

      Hapus
  2. hai ka sering-sering post puisinya ya thx

    BalasHapus
    Balasan
    1. Pastinya dong, sering-sering visit blog aku yaa

      Hapus
  3. Balasan
    1. secepatnya bakal aku buatin untuk kamu!!! ditunggu yaa

      Hapus
  4. Balasan
    1. tunggu postan aku selanjutnya yaaa

      Hapus
  5. Keren kak, cara penulisan kata-katanya mudah di pahami.

    BalasHapus
  6. infonya keren ditt! keep it up

    BalasHapus
    Balasan
    1. alhamdulillah!! terimakasih yaaa

      Hapus